Masalah Penyalahgunaan Narkoba
dikalangan Remaja Indonesia
Penyalahgunaan
narkoba banyak terjadi dikalangan remaja Indonesia sekarang ini. Banyak faktor
penyebabnya dan dampak buruk yang diakibatkan penyalahgunaan narkoba pun
tidaklah sedikit. Penyalahgunaan narkoba pada remaja dapat berdampak buruk bagi
bangsa, karena remaja adalah penerus bangsa Indonesia.
Macam-Macam Narkoba yang Sering
disalahgunakan
Opiat
atau opium, morfin, heroin atau putaw, ganja atau kanabis, lsd/ lysergic acid/
acid/ trips/ tabs, kokain, amfetamin, sedatif-hipnotik atau benzodiazepin,
petidin, mogadon, rogypnol, dumolid, lexotan, dan masih banyak lagi.
Masing-masing jenis narkoba tersebut memiliki efek yang berbeda-beda. Dapat
menimbulkan halusinasi, perasaan euphoria atau gembira, dapat membuat pemakai
narkoba merasakan kesibukan, semangat, santai, berani, dan lain-lain.
Penyebab Penyalahgunaan Narkoba pada
Remaja
Kesalahan Orang Tua dapat menjadi penyebab dari
penyalahgunaan narkoba oleh remaja. Orang tua yang kurang perhatian, terlalu
perhatian atau mengekang anaknya, dan otoriter, dapat menjadi pemicu remaja
menyalahgunakan narkoba. Adanya anggota keluarga yang menjadi pemakai atau
pengedar narkoba, keluarga yang tidak harmonis, juga menjadi penyebab yang
memiliki kemungkinan sangat besar untuk membuat anak remaja dari keluarga
tersebut memakai dan menyalahgunakan narkoba. Orang tua harus menjadi panutan
yang baik dan memberi pendidikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba pada
anak. Peran orang tua sangat penting untuk pembentukan karakter anak remaja
agar tidak menyalahgunakan narkoba.
Lingkungan yang
Menjerumuskan sangat
berbahaya, karena pada keadaan mental yang belum dewasa, anak remaja kebanyakan
tidak berpikir panjang, ingin tahu, dan mudah terpengaruhi. Lingkungan
pergaulan yang terlalu bebas, teman-teman yang menawarkan dan menjerumuskan,
mudahnya akses membeli narkoba, membuat penyalahgunaan narkoba akan mudah
terjadi pada anak remaja yang tidak memiliki prinsip atau kemauan yang kuat
untuk menolak narkoba. Konsekuensi atau hukuman bagi pemakai narkoba yang tidak
membuat jera atau takut juga menjadi faktor penyebab penyalahgunaan narkoba
yang penting. Maka si remaja harus memiliki karakter dan mental yang baik dan
matang agar penyalahgunaan narkoba tidak dilakukannya.
Kurangnya Keyakinan atau
Iman dari dalam diri
anak remaja tersebut sehingga dia tidak dapat menolak walaupun dia tau bahwa
menyalahgunakan narkoba adalah hal yang salah. Iman yang kuat dan keyakinan
kepada Tuhan, serta perasaan takut akan dosa dari dalam diri anak remaja
tersebut dapat membuatnya meyakinkan diri untuk menjadi pribadi yang baik dan
menguatkan diri dari rasa ingin tahu terhadap narkoba atau dapat pula
melepaskannya dari candu narkoba pada dirinya. Maka peran orang tua,
lingkungan, dan iman anak remaja tersebut saling berkaitan dan sangat penting.
Dampak Penyalahgunaan Narkoba
Dampak Primer adalah dampak yang dirasakan langsung
oleh pemakai narkoba. Dampak ini hanya dirasakan sendiri oleh pemakai narkoba
tersebut. Dampak ini yang dirasakan hanya oleh tubuh dan jiwa penyalahguna
narkoba tersebut.
Dampak Secara Fisik dapat menyebabkan gangguan pada sistem
syaraf, jantung, pembuluh darah, kulit, paru-paru. Berdampak negatif pada
reproduksi, organ bagian dalam tubuh, seperti otak, hati, dan lain-lain.
Dampak Secara Psikis adalah kerja menjadi
lamban, ceroboh, sering tegang dan gelisah, hilang kepercayaan diri, apatis,
serig mengkhayal, penuh curiga. agitatif, tingkah laku menjadi brutal, sulit
berkonsentrasi, sering merasa kesal dan tertekan, cenderung menyakiti diri,
sering merasa tidak aman, bahkan dapat menyebabkan bunuh diri.
Dampak Sekunder adalah dampak yang tidak dirasakan
secara langsung oleh pemakai narkoba tersebut. Dampak yang tidak hanya
dirasakan oleh pemakai narkoba tersebut saja. Dampak buruk menyalahgunakan
narkoba juga dirasakan oleh lingkungan pemakai narkoba tersebut.
Dampak Terhadap Lingkungan
Sosial adalah pemakai
narkoba biasanya akan dikucilkan oleh masyarakat, sulit mendapatkan pekerjaan,
sulit bersosialisasi dalam masyarakat, cara mereka berpikir akan semakin lambat
dan akan sulit dipercaya oleh orang-orang di sekitarnya. Pemakai narkoba akan
selalu dinilai tidak baik oleh orang-orang sekitarnya. Untuk membangun keadaan
lingkungan sosial yang normal kembali akan membutuhkan waktu yang lama dan
usaha yang sulit. Kecenderungan masyarakat sekitarnya untuk curiga pada
gerak-geriknya pun akan terjadi dalam jangka waktu yang tidak dapat dipastikan.
Kesimpulan
Anak
remaja Indonesia harus diberi pendidikan tentang narkoba secara lengkap dan
jelas. Konsekuensi untuk penyalahguna narkoba harus memberi efek jera dan
membuat anak remaja tersebut mengerti dan tidak mencoba-coba. Peran orang tua
dan keluarga sangat penting. Dari dalam diri anak tersebut harus ditanamkan
kemauan diri yang kuat untuk menolak narkoba.
Reference
List:
Anonim. (2014,
5 November). Jenis-jenis narkoba. Retrieved from: http://bomberpipitpipit.wordpress.com/jenis-jenis-narkoba/
BNN-RI. (2014,
5 November). Pemicu/ penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba. Advokasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Unknown (Ed.). Retrieved from: http://kampungbenar.wordpress.com/pemicu-terjadinya-penylahgunaan-narkoba/
Haryanto.
(2014, 6 November). Dampak penyalahgunaan narkoba. Retrieved from: http://belajarpsikologi.com/dampak-penyalahgunaan-narkoba/
R. Ochis.
(2014, 6 November). Pengaruh narkoba bagi kehidupan: Dampak negatif penggunaan
narkoba dalam kehidupan masyarakat indonesia. Retrieved from: http://ridhoocis.blogspot.com/2012/03/dampak-negatif.html?m=1
No comments:
Post a Comment