Wednesday, November 5, 2014

Penyalahgunaan Narkoba dikalangan Remaja Indonesia


Masalah Penyalahgunaan Narkoba dikalangan Remaja Indonesia
Penyalahgunaan narkoba banyak terjadi dikalangan remaja Indonesia sekarang ini. Banyak faktor penyebabnya dan dampak buruk yang diakibatkan penyalahgunaan narkoba pun tidaklah sedikit. Penyalahgunaan narkoba pada remaja dapat berdampak buruk bagi bangsa, karena remaja adalah penerus bangsa Indonesia.

Macam-Macam Narkoba yang Sering disalahgunakan
Opiat atau opium, morfin, heroin atau putaw, ganja atau kanabis, lsd/ lysergic acid/ acid/ trips/ tabs, kokain, amfetamin, sedatif-hipnotik atau benzodiazepin, petidin, mogadon, rogypnol, dumolid, lexotan, dan masih banyak lagi. Masing-masing jenis narkoba tersebut memiliki efek yang berbeda-beda. Dapat menimbulkan halusinasi, perasaan euphoria atau gembira, dapat membuat pemakai narkoba merasakan kesibukan, semangat, santai, berani, dan lain-lain.

Penyebab Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja
Kesalahan Orang Tua dapat menjadi penyebab dari penyalahgunaan narkoba oleh remaja. Orang tua yang kurang perhatian, terlalu perhatian atau mengekang anaknya, dan otoriter, dapat menjadi pemicu remaja menyalahgunakan narkoba. Adanya anggota keluarga yang menjadi pemakai atau pengedar narkoba, keluarga yang tidak harmonis, juga menjadi penyebab yang memiliki kemungkinan sangat besar untuk membuat anak remaja dari keluarga tersebut memakai dan menyalahgunakan narkoba. Orang tua harus menjadi panutan yang baik dan memberi pendidikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba pada anak. Peran orang tua sangat penting untuk pembentukan karakter anak remaja agar tidak menyalahgunakan narkoba.
Lingkungan yang Menjerumuskan sangat berbahaya, karena pada keadaan mental yang belum dewasa, anak remaja kebanyakan tidak berpikir panjang, ingin tahu, dan mudah terpengaruhi. Lingkungan pergaulan yang terlalu bebas, teman-teman yang menawarkan dan menjerumuskan, mudahnya akses membeli narkoba, membuat penyalahgunaan narkoba akan mudah terjadi pada anak remaja yang tidak memiliki prinsip atau kemauan yang kuat untuk menolak narkoba. Konsekuensi atau hukuman bagi pemakai narkoba yang tidak membuat jera atau takut juga menjadi faktor penyebab penyalahgunaan narkoba yang penting. Maka si remaja harus memiliki karakter dan mental yang baik dan matang agar penyalahgunaan narkoba tidak dilakukannya.
Kurangnya Keyakinan atau Iman dari dalam diri anak remaja tersebut sehingga dia tidak dapat menolak walaupun dia tau bahwa menyalahgunakan narkoba adalah hal yang salah. Iman yang kuat dan keyakinan kepada Tuhan, serta perasaan takut akan dosa dari dalam diri anak remaja tersebut dapat membuatnya meyakinkan diri untuk menjadi pribadi yang baik dan menguatkan diri dari rasa ingin tahu terhadap narkoba atau dapat pula melepaskannya dari candu narkoba pada dirinya. Maka peran orang tua, lingkungan, dan iman anak remaja tersebut saling berkaitan dan sangat penting.

Dampak Penyalahgunaan Narkoba
Dampak Primer adalah dampak yang dirasakan langsung oleh pemakai narkoba. Dampak ini hanya dirasakan sendiri oleh pemakai narkoba tersebut. Dampak ini yang dirasakan hanya oleh tubuh dan jiwa penyalahguna narkoba tersebut.
Dampak Secara Fisik dapat menyebabkan gangguan pada sistem syaraf, jantung, pembuluh darah, kulit, paru-paru. Berdampak negatif pada reproduksi, organ bagian dalam tubuh, seperti otak, hati, dan lain-lain.
Dampak Secara Psikis adalah kerja menjadi lamban, ceroboh, sering tegang dan gelisah, hilang kepercayaan diri, apatis, serig mengkhayal, penuh curiga. agitatif, tingkah laku menjadi brutal, sulit berkonsentrasi, sering merasa kesal dan tertekan, cenderung menyakiti diri, sering merasa tidak aman, bahkan dapat menyebabkan bunuh diri.
Dampak Sekunder adalah dampak yang tidak dirasakan secara langsung oleh pemakai narkoba tersebut. Dampak yang tidak hanya dirasakan oleh pemakai narkoba tersebut saja. Dampak buruk menyalahgunakan narkoba juga dirasakan oleh lingkungan pemakai narkoba tersebut.
Dampak Terhadap Lingkungan Sosial adalah pemakai narkoba biasanya akan dikucilkan oleh masyarakat, sulit mendapatkan pekerjaan, sulit bersosialisasi dalam masyarakat, cara mereka berpikir akan semakin lambat dan akan sulit dipercaya oleh orang-orang di sekitarnya. Pemakai narkoba akan selalu dinilai tidak baik oleh orang-orang sekitarnya. Untuk membangun keadaan lingkungan sosial yang normal kembali akan membutuhkan waktu yang lama dan usaha yang sulit. Kecenderungan masyarakat sekitarnya untuk curiga pada gerak-geriknya pun akan terjadi dalam jangka waktu yang tidak dapat dipastikan.

Kesimpulan
Anak remaja Indonesia harus diberi pendidikan tentang narkoba secara lengkap dan jelas. Konsekuensi untuk penyalahguna narkoba harus memberi efek jera dan membuat anak remaja tersebut mengerti dan tidak mencoba-coba. Peran orang tua dan keluarga sangat penting. Dari dalam diri anak tersebut harus ditanamkan kemauan diri yang kuat untuk menolak narkoba.

Reference List:
Anonim. (2014, 5 November). Jenis-jenis narkoba. Retrieved from: http://bomberpipitpipit.wordpress.com/jenis-jenis-narkoba/
BNN-RI. (2014, 5 November). Pemicu/ penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba. Advokasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Unknown (Ed.). Retrieved from: http://kampungbenar.wordpress.com/pemicu-terjadinya-penylahgunaan-narkoba/
Haryanto. (2014, 6 November). Dampak penyalahgunaan narkoba. Retrieved from: http://belajarpsikologi.com/dampak-penyalahgunaan-narkoba/
R. Ochis. (2014, 6 November). Pengaruh narkoba bagi kehidupan: Dampak negatif penggunaan narkoba dalam kehidupan masyarakat indonesia. Retrieved from: http://ridhoocis.blogspot.com/2012/03/dampak-negatif.html?m=1





No comments:

Post a Comment